Konsumsi daging ayam Indonesia

Berdasarkan hasil sensus BPS tahun 2013 untuk konsumsi Indonesia per kapita dalam seminggu maka masyarakat mengkonsumsi sumber protein dari hewani dan nabati.  sumber protein masyarakat meliputi ikan, udang, daging ayam, daging sapi, telur ayam, telur bebek. Sementara konsumsi protein nabati dari kacang kedelai, tahu, dan tempe.

konsumsi sumber protein
Tabel Konsumsi  Rata -Rata berdasarkan suvey BPS

Secara umum sumber protein hewani masyarakat mencukupi kebutuhannya 6,1%  dari ayam. Jumlah ini tentu masih cukup rendah, dan menempati urutan ke -6 dari sumber protein masyarakat. Selama tahun 2013, seseorang di Indonesia mengkonsumsi kurang dari 4 kg ayam dalam setahun.  Begitu juga melihat data statistik yang dikeluarkan oleh BPS untuk tahun 2014, untuk konsumsi daging ayam masyarakat Indonesia - yaitu di angka 0,086 Kg/ Minggu. Sehingga dalam setahun seorang warga negara Indonesia hanya mengkonsumsi kira kira 4,5 Kg daging ayam (ras atau pun negeri). Sebagai perbandingan, negara Malaysia - tingkat konsumsi daging ayam mencapai 25 Kg/ tahun.


Sebagai perbandingan oleh BPS, pendapatan per kapita negara Indonesia itu lebih mencapai 3400 US dollar (tahun 2013). Jadi Pendapatan sudah di atas 3000 dollar, konsumsi daging ayam cuma 4,5 Kg dalam setahun.
rpa
Illustrasi : Karkas Ayam

Bagaimana pun juga kebutuhan akan protein hewani itu diperlukan, dan daging ayam merupakan salah satu sumber protein hewani yang relatif mudah didapat. Mudah mudahan dengan semakin
mudahnya informasi, masyarakat semakin mulai melirik konsumsi ayam sebagai sumber protein hewani. Di saat yang sama, supplier dan pihak rumah potong juga semakin meningkatkan kualitas karkas ayam yang hiegenis kepada masyarakat.